bookmark bookmark
Sygma On August - 13 - 2015

muhammadteladanku.com – Menstimulasi Anak Mandiri Melalui Kisah Rasulullah – Assalamu’alaikum Ayah Bunda yang Shalih Shalihah. Semoga kita semua dalam sehat wal afiat dan selalu bersemangat dalam berkarya.

Bulan Agustus biasanya nuansanya semangat kemerdekaan. Bicara tentang kemerdekaan, sangat erat dengan kemandirian. Nah, setiap ayah bunda pasti menginginkan ananda tercintanya mandiri sejak usia dini. Bagaimana caranya? Tentu kembali ke sirah/kisah Rasulullah.

 

Bingung memilih figur dan salah kaprah memberikan contoh kemandirian

Tidak jarang ayah bunda keliru dan salah kaprah memilih contoh atau figur yang menarik anak belajar mandiri. Sering kali malah membandingkan putra-putrinya dengan adik atau kakaknya, saudara dari kerabatnya, temannya, yang malah membuat anak tidak nyaman. Bahkan kalaupun memilih figur atau contoh baik, pada figur fiktif dari dongeng atau sosok yang belum tentu kepribadiannya sesuai dengan nilai-nilai Islam.

 

Memilih Figur Tepat bagi Kemandirian Anak

Bagi seorang muslim masa kini, rujukan dan teladan utama tentu tetap Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam. Baik dewasa, remaja, bahkan sejak kanak-kanak. Kewajiban Ayah Bunda sebagai orang tua menanamkan kemandirian sejak kecil kepada ananda tercinta. Sehingga kelak, putra-putri kita tumbuh dewasa dapat mandiri tidak menjadi beban orang lain, termasuk kita sebagai orang tua.

 

Kemandirian dari kisah dan keteladanan Rasulullah

Selain dari menyampaikan kisah keteladanan Rasulullah pribadi yang mandiri secara verbal. Kita dapat dengan lebih mudah menyampaikannya disertai dengan buku. Salah satu buku yang sangat baik untuk ananda balita adalah Rasulullah sebagai Anak Mandiri. Sebuah buku yang menarik untuk menginspirasi anak menjadi mandiri. Buku yang merupakan bagian dari Paket Rasulullah Sahabatku dapat membantu ayah bunda menyampaikan kisah dan keteladanan Rasulullah agar putra-putri menjadi mandiri.

 Rasulku_Rasulullah Sbg Anak Mandiri

 

Nilai Lebih dari Membangun Kemandirian Melalui Keteladanan Rasulullah

Segala sesuatu kebaikan jika diniatkan ikhlas tentu bernilai ibadah. Hal ini berlaku bagi dewasa yang telah akil baligh atau anak-anak. Ayah bunda dapat menyampaikan ketika melatih ananda tercinta mandiri. Bahwa ketika mencontoh kemandirian Rasulullah, maka jika ikhlas mengharap ridha Allah dan meneladani Rasulullah, maka nilai pahalanya lebih besar, tentu hadiahnya adalah syurga.

 

Sering Menyebutkan Contoh  Kemandirian Rasulullah

Anak-anak perlu contoh nyata  kemandirian untuk diikuti. Contoh kemandirian Rasulullah bukan hanya pada saat kanak-kanak, tapi sampai Rasulullah dewasa dan setelah diangkat menjadi  Nabi terakhir. Kita bisa menceritakan Rasulullah menggembala kambing, membawa barang belanjaannya sendiri, memperbaiki/menjahit pakaiannya sendiri, dan lainnya. Sehingga kisah tersebut bisa menjadi teladan  yang diingat ananda hingga dewasa. Hal tersebut akan sangat mudah, ketika ayah bunda lebih awal mempelajarinya sebelum menyampaikan kepada putra – putri tercinta.

 

Kisah Kemandirian dalam Buku Rasulullah Sahabatku

Contoh kemandirian Rasulullah, bukan hanya pada buku Rasulullah sebagai Anak Mandiri, namun pada judul lainnya dalam paket Buku Rasulullah Sahabatku yaitu: Rasulullah sebagai Anak Saleh dan Cerdas, dan Rasulullah sebagai Ayah.

 

Semoga dari kisah kemandirian Rasulullah tersebut, bisa bermanfaat bukan hanya untuk Ananda tercinta, tapi untuk ayah bunda bersama menjadi keluarga pecinta Rasulullah. Sehingga amal shalih kita bisa menjadi investasi untuk berkumpul kembali di syurga-Nya, aamiin.

 

Categories: Artikel

Leave a Reply

Protected by WP Anti Spam