bookmark bookmark
Posted by Sygma ADD COMMENTS
Memahami Maksud Pernyataan Anak

Memahami Maksud Pernyataan Anak

muhammadteladanku.com – Ayah-Bunda, pernahkah menerima pernyataan seperti ini dari anak perempuan Anda yang masih SD kelas 5?: “Ma, aku suka sama temanku, Hamzah.”

Mendengar pernyataan tersebut, beragam respon bisa diberikan orangtua kepada anaknya. Salah satu yang barangkali banyak disampaikan adalah seperti ini:

“Nak, kamu masih terlalu kecil buat seneng sama teman laki-lakimu, apalagi berpacaran.”

Atau pernahkah Anda mendengar anak-anak menyatakan kalimat yang sekilas terasa bertentangan dengan kaidah-kaidah moral, seperti: aku benci papa, ibu jahat, aku gak mau ditemani eyang, dan lainnya.

Categories: Artikel
Posted by Sygma ADD COMMENTS
Tidak Cukup dengan Menyuruh

Tidak Cukup dengan Menyuruh

muhammadteladanku.com – Shalat adalah kewajiban utama yang harus dilaksanakan setiap muslim. Shalat menjadi amalan pertama yang akan dihisab nanti. Setiap orang tua berkewajiban untuk mendorong anaknya agar melaksanakan ibadah shalat. Mengenai kewajiban ini, Rasulullah saw bersabda, “Suruhlah anakmu mengerjakan shalat bila mereka telah berusia 7 tahun, dan pukullah bila meninggalkannya pada saat berusia 10 tahun dan pisahkanlah mereka dari tempat tidur.” (HR Muslim).

Namun, tidaklah mudah menyuruh anak untuk melaksanakan shalat. Banyak orangtua merasa kesulitan meminta anaknya mengerjakan shalat lima waktu, terutama shalat subuh. Secara tidak sadar, kesulitan meminta anak mengerjakan shalat bisa membuat kita menggerutu kepada mereka.

Categories: Artikel
Posted by Sygma ADD COMMENTS
Pentingnya Bertanya Pada Anak

Pentingnya Bertanya Pada Anak

Rasulullah memberikan panduan dalam mendidik anak agar mereka menjadi anak yang berbakti kepada orang tuanya. Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana cara membantu anakku sehingga ia dapat berbakti kepadaku?”

Nabi menjawab,”Menerima usahanya walau kecil, memaafkan kekeliruannya, tidak membebaninya dengan beban yang berat dan tidak pula memakinya dengan makian yang melukai hatinya.” (HR. Ahmad)

Hadist tersebut menggambarkan dengan jelas bahwa orangtua lah yang harus memahami anaknya. Orangtua lah yang harus membimbing anak dan membentuk mereka dengan penuh kasih sayang agar mereka menjadi anak yang berbakti kepada orangtuanya dengan penuh rasa cinta pula.

Categories: Artikel