bookmark bookmark
Posted by Sygma ADD COMMENTS

muhammadteladanku.com – Artikel ini kita akan membahas komunikasi orangtua dengan anak remaja. Setiap manusia akan melalui tahapan tumbuh dan berkembang seusai bertambahnya usia. Setiap anak yang dilahirkan akan pula mengalami fase-fase tumbuh kembangnya. Bagi orang tua, setiap fase akan dijalani pula dengan menerapkan perlakuan berbeda kepada anaknya yang sudah beranjak dewasa. Apalagi dalam kondisi saat ini ketika jaman sudah banyak berubah dibandingkan dengan saat orang tua dididik saat kecil.

Ketika itu bisa jadi, saat orangtua masih kecil, dibesarkan dalam suasana keagaam. Sementara, anak-anak lahir dan berkembang dalam sistem sekuler. Perbedaan kondisi tersebut, bisa menjadi pemicu munculnya masalah antara orang tua dengan anak remajanya.

Categories: Artikel
Posted by Sygma ADD COMMENTS

muhammadteladanku.com – Suatu hari, salah satu barang kesayangan kita jadi rusak atau tidak berfungsi lagi karena ulah anak kita yang kita cinta. Apalagi, barang yang jadi rusak tersebut memiliki kenangan yang luar biasa untuk kita. Apa yang akan Anda perbuat? Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi. Ayah Bunda bisa jadi sangat marah dan dengan spontan mengungkapkannya dengan kata-kata yang cukup kasar dan suara meninggi, bisa juga dengan memberikan hukuman fisik, atau Anda tetap tenang, meski emosi, dengan mengingat bahwa yang melakukannya adalah anak kita tercinta yang bisa jadi karena ketidaksengajaan.

Categories: Artikel
Posted by Sygma ADD COMMENTS

muhammadteladanku.com – Suatu ketika seorang gadis kecil bersama dengan ayahnya melintasi jembatan tua yang tidak terawat baik. Jembatan itu penuh dengan lubang menganga, dan talinya pun terlihat ada yang putus. Pertanda kalau kurang diperhatikan oleh yang empunya. Tampak suasana takut dan cemas di raut muka sang ayah dan gadis kecil ketika hendak menyeberanginya. Sambil berbicara pelan kepada putri yang ia cintainya. “Sayang, tolong pegang tangan ayah kuat-kuat agar kamu tidak jatuh ke dalam sungai.”

Mendengar permintaan ayahnya si gadis kecil berkata sedikit keras, “Tidak ayah! Ayah yang harus pegang tanganku.”

“Apa bedanya?” tanya laki-laki itu sedikit bingung.

Categories: Artikel
Posted by Sygma ADD COMMENTS

muhammadteladanku.com – Kepercayan diri merupakan bagian terpenting dalam diri seorang anak, agar mereka mampu mengaruhi hidup. Dengan kepercayaan diri, mereka akan selalu memiliki harapan dan memiliki kekuatan untuk melakukan sesuatu.

Sedangkan percaya diri akan tumbuh subur dan efektif jika anak merasa mampu. Dimana orang dewasa menghormati mereka dan menilai mereka sebagai seseorang yang berkuasa pada diri mereka sendiri. Caranya, dengan memberi mereka harapan pada masa depan mereka.

Rasa percaya diri anak akan tumbuh subur jika anak merasa berkuasa dan memiliki tanggungjawab pada dirinya. Anak bukan digunakan sebagai alat pemuasan keinginan orangtua sehingga segala sesuatunya diatur oleh orangtua. Bahkan anak tidak diberikan kebebasan dalam melakukan kegiatan sehari-hari sampai masa depan anak sendiri.

Categories: Artikel
Posted by Sygma ADD COMMENTS

ketakutan-positifDaya ingat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya oleh emosi positif yang disebut optimisme. Salah satu faktor yang mendorong anak untuk optimis adalah keyajinan terhadap pertolongan Allah ‘Azza wa Jalla; bahwa Tuhan tak pernah tidur dan senantiasa menolong hamba-Nya yang memerlukan. Di sinilah kita membangun pemahaman sekaligus orientasi hidup pada anak tentang siapa saja orang yang senantiasa mendapat perolongan Allah dan apa saja syaratnya.

Jika optimise berpengaruh terhadap daya ingat serta kemapuan memahami, maka kekhawatiran dan rasa takut, membuat otak sulit mencerna informasi yang kita terima. Anak-anak yang cemas saat belajar cenderung lamban dalam memahami pelajaran serta lemah dalam mengingat apa yang sudah dipelajari. Terlebih, jika dibayangi kegagalan, anak akan cenderung stres dan sulit memusatkan perhatian. DI saat konsentrasi lemah seperti itu, pelajaran yang mudah pun akan terasa sulit.

Categories: Artikel