bookmark bookmark
Posted by Sygma ADD COMMENTS

ketakutan-positifDaya ingat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya oleh emosi positif yang disebut optimisme. Salah satu faktor yang mendorong anak untuk optimis adalah keyajinan terhadap pertolongan Allah ‘Azza wa Jalla; bahwa Tuhan tak pernah tidur dan senantiasa menolong hamba-Nya yang memerlukan. Di sinilah kita membangun pemahaman sekaligus orientasi hidup pada anak tentang siapa saja orang yang senantiasa mendapat perolongan Allah dan apa saja syaratnya.

Jika optimise berpengaruh terhadap daya ingat serta kemapuan memahami, maka kekhawatiran dan rasa takut, membuat otak sulit mencerna informasi yang kita terima. Anak-anak yang cemas saat belajar cenderung lamban dalam memahami pelajaran serta lemah dalam mengingat apa yang sudah dipelajari. Terlebih, jika dibayangi kegagalan, anak akan cenderung stres dan sulit memusatkan perhatian. DI saat konsentrasi lemah seperti itu, pelajaran yang mudah pun akan terasa sulit.

Categories: Artikel
Posted by Sygma 2 COMMENTS

Oleh: FamilyGP

Bayi yang berinteraksi secara positif dengan ayah mereka pada usia tiga bulan memiliki lebih sedikit masalah perilaku ketika berusia satu tahun, demikian hasil sebuah penelitian.

Masalah perilaku adalah salah satu masalah psikologis yang paling umum terjadi pada anak-anak, dan sering dikaitkan dengan masalah psikologis dan kesehatan saat menginjak dewasa, ujar para peneliti Oxford University.

Dan meskipun “faktor orangtua” dihubungkan dengan masalah perilaku anak, penelitian semacam ini biasanya hanya berfokus pada peran ibu. Namun sebenarnya ayah juga memainkan peranan penting, ujar mereka.

Categories: Artikel